Perhatikan! Inilah Faktor yang Mempengaruhi Naik Turunnya Harga Saham

Setiap jenis investasi apapun itu akan selalu berada di kondisi stabil, naik, ataupun turun. Kondisi tersebut tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang bisa diketahui. Hal ini juga berlaku pada saham yang merupakan investasi bersifat likuiditas. Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga saham. Faktor ini dapat terjadi dalam internal suatu perusahaan ataupun eksternal suatu perusahaan.

Hal yang dimaksudkan ke dalam internal perusahaan secara permukaan dapat dikatakan dari sisi kinerja. Berbeda dengan eksternal perusahaan yang secara permukaan dapat dikatakan dari sisi berita atau isu. Karena faktanya suatu berita dapat menaikkan profit perusahaan atau menjatuhkan perusahaan hingga masuk jurang. 

Baca juga: Inilah 8 Daftar Saham Jangka Panjang Terbaik Untuk Pemula

Nah kali ini investasi muda akan mengupas secara tuntas faktor-faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga saham dari suatu perusahaan. Faktor ini terkenal paling sering mengguncang perusahaan. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik turun harga saham adalah sebagai berikut:

Sentimen Pasar

Salah satu faktor terbesar diantara faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga saham lainnya. Mengapa? Jawabannya sangat mudah, saham di Indonesia saat ini kurang lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar. Kondisi dari sentimen pasar ini sangat dipengaruhi oleh berita. Tentunya berita menjadi faktor utama saat ini bagi seseorang yang akan membeli sejumlah saham.

Dari penjelasan ini apakah kamu sudah mendapatkan maksud dari semuanya? Maksud dari semua ini yaitu ketika pemberitaan mengenai suatu perusahaan secara menyeluruh berisikan hal positif maka sentimen pasar akan menjadi positif. Ketika sentimen pasar positif harga saham akan naik hingga tidak dapat diprediksikan kembali. 

Sangat berbeda cerita ketika pemberitaan mengenai perusahaan yang keluar merupakan pemberitaan yang negatif. Sentimen pasar akan sangat menurun hingga menjatuhkan harga saham dari harga seharusnya. Kondisi tersebut akan terus berlanjut hingga sampai dasarnya. Efek dari sentimen negatif ini layaknya efek domino tak akan berhenti jika sudah merasa lelah.

Efek domino ini sungguh meresahkan dan sangat sulit untuk dicegah oleh beberapa investor lainnya. Maksud efek domino ini adalah kepanikan seorang investor melihat harga saham melonjak turun sangat dalam. Biasanya kondisi ini pula disertai dengan panic sell yang dilakukan oleh beberapa investor yang tidak memiliki psikologi yang kuat dalam menghadapi pasar saham. Itulah alasan yang menjadi sentimen pasar menjadi salah satu faktor terbesar dari sekian faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga saham.

Fundamental Dari Perusahaan yang Bersangkutan

Fundamental perusahaan

Benarkah fundamental perusahaan merupakan faktor paling penting? Jawabannya tentu benar. Ketika seseorang akan memberikan sejumlah suntikan dana untuk perusahaan dapat berkembang lebih baik maka tindakan pertama yang dilakukannya adalah mengetahui profil serta proses bisnis yang terjadi di dalam perusahaan. Tahapan selanjutnya adalah data-data keuangan yang ada di dalam perusahaan.

Tujuan dalam menganalisis data keuangan untuk melihat seberapa stabil keuangan perusahaan yang terjadi saat ini dan beberapa tahun sebelumnya. Ketika dari data keuangan mengatakan bahwa perusahaan dalam kondisi yang sehat. Tak perlu berprasangka buruk sebab dana tersebut akan diberikan investor. 

Berbeda halnya jika data keuangan mengatakan yang sebaliknya. Dengan demikian fundamental perusahaan tidak dalam kondisi baik. Tentunya investor akan berpikir ulang kembali dalam menyuntikkan dananya.

Secara langsung harga saham secara berangsur-angsur akan jatuh hingga jauh dari price book value sebenarnya. Berbeda halnya jika fundamental yang dimiliki perusahaan tersebut berstatuskan positif. Tidak perlu pemberitaan positif karena harga saham dari perusahaan tersebut akan meningkat. Bahkan dapat berkali-kali lipat jauhnya dari price book value.

Kondisi ini membuka mata bahwa kita yang memegang peran sebagai seorang investor harus dengan jeli memahami fundamental perusahaan. Hal ini karena fundamental perusahaan merupakan sesuatu yang sangat penting dan tak bisa ditipu. Seakan perusahaan dapat bertahan hanya dengan posisi harga yang bagus sebab memiliki fundamental yang bagus. Kepercayaan dari seorang investor pun tergantung dari fundamental tersebut. Tujuannya tentu agar dapat mempertahankan saham dalam jangka panjang.

Proyeksi Kinerja Perusahaan Di Masa Mendatang

Kinerja perusahaan

Apa itu proyeksi? Singkatnya proyeksi memiliki definisi sebagai sesuatu hal yang mencerminkan suatu keadaan. Cerminan keadaan ini dapat berupa masa lalu atau masa yang akan datang. Konteks pembicaraan saat ini lebih mengacu pada masa yang akan datang.

Faktor dari proyeksi kinerja di masa mendatang menjadi sesuatu hal yang sangat penting bagi seorang investor. Hal ini untuk melihat prospek perusahaan kedepannya akan menguntungkan baginya atau justru malah sebaliknya. Terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam melakukan proyeksi suatu perusahaan untuk masa yang akan datang.

Beberapa aspek yang terkandung ini terdiri atas dividen, Earning Per Share (EPS), price book value, dan lain sebagainya. Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan kepada para investor. Dengan demikian semakin tinggi nilai dividen disetiap tahunnya maka akan mencerminkan kinerja perusahaan yang selalu meningkat. 

Perusahaan yang sering membagikan dividen dengan nominal yang besar ini akan meraih hati para investor. Tak perlu dijelaskan akan bagaimana pergolakan harga saham yang terjadi. Begitu hal serupa terjadi pada EPS, semakin tinggi nilai EPS maka akan semakin tinggi pula peluang investor masuk. 

Tak berbeda jauh dengan kondisi dari price book value yang memberikan kontribusi yang signifikan dari harga saham yang terjadi. Terakhir, hutang yang dimiliki perusahaan bukanlah suatu hal yang negatif. Pada umumnya perusahaan yang memiliki banyak hutang menyatakan perusahaan tersebut sedang tumbuh subur di antara jenis lainnya. Tentunya dalam kondisi ini sangat membutuhkan dana yang banyak. Hal ini menjadi sebuah peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan besar

Kebijakan Pemerintah Terhadap Perusahaan

Faktanya kebijakan pemerintah seakan tidak ada obatnya sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga saham. Biasanya kebijakan pemerintah baru bersifat wacana, namun kondisi tersebut mampu untuk menggoncangkan kondisi saham pada saat tersebut. Respon positif yang selalu diberikan masyarakat mengenai wacana inilah menjadikan sebuah saham dapat melambung jauh tinggi.

Pada umumnya pemerintah akan memberikan sejumlah kebijakan yang terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA), kegiatan ekspor impor, kebijakan hutang yang diterapkan dan lain sebagainya. Contoh konkret yang terjadi yaitu kondisi yang baru saja terjadi beberapa waktu lalu yang tidak lain dan tidak bukan vaksin covid-19. Pandemi ini selalu menyita perhatian terutama pada vaksin yang bertujuan untuk mencegah penyakit ini masuk ke dalam tubuh individu. Ketika penyebaran berita mengenai vaksin ini terjadi, banyak sekali perusahaan farmasi yang menjadi kandidat maupun tidak seakan laris manis terjual lembar sahamnya.

Hal ini membuat harga saham dari sektor farmasi meningkat begitu tajam. Seakan kondisi ini tidak akan pernah usai. Kondisi menarik mata ini memiliki fakta yang tersembunyi di dalamnya. Fakta yang tersembunyi itu menyatakan bahwa pergolakan harga saham hanya dapat terjadi pada berita yang hanya berbentuk wacana. Namun, ketika berita berubah menjadi sebuah kenyataan hal ini bukanlah sesuatu hal yang menarik

Adanya Manipulasi Pasar Saat Ini

Manipulasi pasar

Faktor ini dapat terjadi jika seseorang tersebut sebagai seorang investor memiliki modal yang sangat besar. Melalui modal yang besar tersebut ia dapat mengendalikan harga sebuah saham. Pengendalian ini lah yang dimaksudkan sebagai sebuah manipulasi atau biasanya sering dikenal sebagai saham ‘gorengan’. 

Biasanya faktor ini dilakukan oleh para bandar yang akan memainkan harga saham. Dengan demikian faktor ini sebenarnya tak memerlukan berita dan hanya memerlukan hype masyarakat. Namun, sebuah berita dapat menjadi penunjang dalam melakukan manipulasi pasar.

Kondisi ini tidak akan pernah bertahan dalam kondisi panjang. Biasanya hanya sebentar, bahkan terjadi pada hari tersebut. Menariknya seseorang sudah tahu mana saham ‘gorengan’ dan mana tidak. Hal ini disebabkan beberapa saham yang harganya dimanipulasi sangat sering untuk dilakukan manipulasi harga. Bandar Pun seolah memberikan sinyal kepada para trader mengenai hal ini. Itulah alasannya para trader seakan hapal jadwal dalam manipulasi harga dari perusahaan tersebut.

Baca juga: Pahami! Inilah Kekurangan dan Kelebihan Investasi Saham

Apa sekarang kamu setuju mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga saham yang direkomendasikan oleh investasimuda? Faktor-faktor yang disebutkan tersebut merupakan faktor yang paling sering menyerang kondisi harga saham. Namun, jika kamu tidak menyetujuinya maka kamu dapat merekomendasikannya melalui kolom komentar yang disediakan. Dengan demikian setiap orang dapat berdiskusi mengenai faktor tersebut.

Bagikan

Leave a Comment