Pahami! Inilah Kekurangan dan Kelebihan Investasi Saham

Saat ini saham menjadi investasi favorit masyarakat di dunia, khususnya Indonesia dengan sasaran utamanya anak milenial dan generasi Z. Sebelum melangkah jauh, terdapat pertanyaan menarik untuk para pembaca, Apakah kalian tahu maksud dari investasi saham itu sendiri?

Investasi saham merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki likuiditas. Dengan demikian seseorang dapat memiliki keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. Besarnya keuntungan pun digantungkan pada jumlah saham yang dimiliki serta harga pembelian saham tersebut. Sangat menarik bukan?

Inilah salah satu daya tarik yang dimiliki oleh investasi saham dan sangat sulit untuk ditolak. Dibalik deretan keunggulan yang dimiliki saham maka akan ada kelemahan di dalamnya. Inilah rahasia dibalik saham:

Kelebihan Investasi Saham

Kelebihan Investasi Saham

Terdapat begitu banyak kelebihan saham yang dapat diberikan antara lain:

Keuntungan Besar Investasi Saham Dalam waktu Singkat

Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang mampu  untuk memberikan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. Pasalnya, keuntungan saham didapatkan dari penjualan serta pembagian dividen. Penjualan saham di dapatkan melalui pergerakan nilai saham, sedangkan nilai saham berada di dalam tangan para investor, selain tentunya data keuangan perusahaan. Inilah pemicu terjadinya keuntungan secara besar-besaran.

Dividen sendiri menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki oleh para investor. Berbeda dengan nilai saham yang bergantung pada permainan investor dan keuangan perusahaan maka dividen secara total bergantung pada kinerja perusahaan. Benar adanya mengenai kondisi dividen sehingga semakin baik kinerja perusahaan maka akan semakin besar pula nilai dividen yang akan didapatkan.

Pajak yang Harus Dikeluarkan Tidaklah Besar

Pajak yang dimiliki investasi saham berada di saat pembelian dan penjualan saham. Faktanya setiap broker saham memiliki penerapan pajak yang berbeda-beda, salah satunya indopremier sekuritas yang menerapkan pajak pembelian sebesar 0.19% dan pajak penjualan sebesar 0.29%. Penerapan pajak ini dilakukan pada setiap transaksi dilakukan. Namun, satu hal yang perlu untuk digaris bawahi adalah angka yang tertera masuk ke dalam kategori yang rendah

Fleksibel Dalam Melakukan Transaksi Investasi Saham

Saat ini mungkin waktu yang tepat bagi para investor pemula untuk bersyukur dengan kondisi yang terjadi saat ini. Pasalnya saat ini para investor pemula sangat mudah untuk terjun ke dunia investasi melalui terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan perusahaan sekuritas. Sangat berbeda jauh dengan kondisi sebelumnya dimana para investor harus memantau saham secara manual dan bertransaksi melalui telepon yang selalu berbenturan dengan lainnya.

Menariknya perusahaan sekuritas pun berlomba lomba dalam memberikan pelayanan terbaiknya melalui aplikasi yang dihadirkan untuk bertransaksi. Terbukti melalui fitur real time, analisa perusahaan, pembelian/penjualan otomatis, dan lain sebagainya.

Bagian Dari Pemegang Saham Perusahaan

Ini merupakan bagian menarik dari investasi saham dimana orang yang menanamkan sahamnya di perusahaan tersebut dan sekecil apapun nominal yang diberikan perusahaan tetap menganggapnya sebagai investor. Hal ini pun terbukti melalui RUPS yang melibatkan semua investornya tanpa terkecuali.

Informasi akan Keuangan Sangatlah Transparan

Jika kamu berpikir untuk mendapatkan data keuangan perusahaan akan menjadi suatu tantangan tersendiri maka jawabannya “tidak”. Hal ini dikarenakan seluruh perusahaan dengan senang hati memberikan laporan keuangannya kepada masyarakat Indonesia secara lengkap dan menyeluruh. Hal ini tentunya akan mudah bagi para investor dalam mengevaluasi kelayakan perusahaan untuk masuk ke dalam portofolionya.

Baca juga: Inilah Deretan 5 Saham FMCG Terbaik yang Menjadi Rekomendasi Tahun 2021!

Kekurangan Investasi Saham

Kekurangan investasi saham

Setiap kelebihan tentunya akan memiliki kekurangan, berikut ini deretan kekurangan yang dimiliki oleh investasi saham adalah sebagai berikut:

Memiliki Kerugian yang Sangat Besar

Ketika sebuah investasi mampu memberikan keuntungan yang besar, pastinya mampu untuk memberikan kerugian yang besar pula. Hal ini dikarenakan saham memiliki kondisi risiko yang sangat tinggi. Risiko tinggi ini didapatkan dari nilai saham yang berfluktuatif di setiap saatnya.

Hal ini diperparah dengan kondisi dimana terdapat emiten saham yang cenderung stabil dan sangat tidak stabil atau biasa disebut sebagai ‘gorengan’. Emiten saham ‘gorengan’ ini terjadi ketika bandar mempermainkan harga saham pada emiten tersebut. Jika pada saat itu terjadi dan kamu tergiur untuk memilikinya maka kerugian yang didapatkan lebih besar dari pada yang seharusnya.

Jika emiten saham ‘sehat’ atau memiliki kinerja perusahaan yang baik maka ketika harga saham mengalami penurunan, kamu tidak perlu panik sebab beberapa waktu akan kembali ke semula dan seharusnya. Biasanya kondisi tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama sebab didukung kinerja perusahaan yang sehat. Berbeda dengan saham ‘gorengan’ dimana harga saham mengalami kenaikan dan penurunan akibat bandar. Dengan demikian saat mengalami penurunan, harga saham ‘gorengan’ sulit untuk kembali seperti saat kamu membelinya.

Harus Update Dalam Berita Perusahaan

Jika kamu memutuskan untuk melakukan investasi pada emas, tentunya kamu pasti akan melihat harga emas saat ini tetapi selama kamu membelinya, kamu tidak akan melihat berita setiap saatnya. Berbeda dengan saham ketika kamu membelinya maka kamu harus melihat update beritanya di setiap hari sebab tak ada yang tahu apa yang terjadi hari ini.

Hal ini dilakukan agar dapat mencegah kamu kehilangan uang dari modal yang kamu tanamkan. Faktanya bahwa berita yang menyatakan dunia mengalami pandemi mampu menggoyahkan seluruh perusahaan di dunia. Hal ini tentunya mengakibatkan banyaknya investor menarik semua uang di saham mereka dan dapat dipastikan harga semua saham menjadi anjlok.

Wajib Memahami Tren Dari Saham

Jika kamu seorang trader maka bagian ini merupakan peringatan terpenting untukmu. Naik turun harga saham dipengaruhi oleh tren. Faktanya tren di ciptakan oleh sebuah berita yang biasanya berisikan mengenai merger, kerja sama, atau yang lainnya, contohnya bank syariah yang berada BUMN mengalami merger hingga menjadikannya perusahaan yang sangat besar. Selama proses merger ini terjadi harga saham BRIS naik secara besar-besaran, melebihi pricebook value seharusnya.

Inilah pentingnya untuk memahami tren dan kamu sebagai investor ataupun trader harus memahami kondisi ini agar mendapatkan keuntungan yang besar ketika menjualnya. Tips untuk satu ini yaitu ketika kabar mulai berhembus kamu dapat memulai untuk membeli sehingga kamu dapat memiliki keuntungan yang maksimal. Jangan pernah membeli saham yang lagi tren ketika ia berada di harga yang tidak masuk akal karena ketika harga tersebut jatuh maka harga saham tidak dapat mencapainya lagi.

Mudah Tergiur dan Mengacaukan Tujuan

Faktanya begitu banyak orang yang tergiur akan saham gorengan hingga menjual saham yang memiliki masa depan yang lebih baik. Keuntungan gila-gilaan yang diberikan memang sangat sulit untuk ditolak, namun coba kembali pikirkan apa tujuanmu sebenarnya saat melakukan investasi saham. Tips itu akan cocok untuk menghindarimu dari saham gorengan.

Risiko Dari Investasi Saham

Risikom Investasi saham

Risiko saham yang terbilang tinggi ini mampu menggoyahkan harga saham, berikut ini beberapa risiko investasi saham yang akan kamu miliki adalah sebagai berikut:

Keuntungan Investasi Tak Bisa Dipastikan

Jika kamu memiliki investasi di bidang properti maka yang ada dibenakmu adalah keuntungan di masa yang akan datang sebab semakin lama properti tersebut maka akan semakin naik pula harganya. Dengan demikian keuntungan dari modal sebelumnya akan semakin besar pula. Hal ini berkebalikan dengan saham yang tidak memiliki keuntungan atau kerugian yang pasti di masa akan mendatang. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh bandar dan kinerja perusahaan, jika perusahaan memiliki kinerja yang baik tapi tidak didukung bandar yang baik maka dapat menghancurkannya.

Perusahaan Mengalami Kebangkrutan

Ini adalah risiko mengerikan yang akan didapatkan oleh para investor. Hal ini dipicu ketika perusahaan bangkrut akan dilikuidasi mak pemegang saham akan berada di akhir menerima uang perusahaan setelah gaji karyawan, utang, dan lain sebagainya. Inilah tujuan diberikan nasihat bagi yang ingin terjun ke dunia saham untuk memilih emiten saham yang sehat dan cenderung stabil.

Tidak Mendapatkan Dividen Secara Rutin

Ketika terjadi sesuatu terhadap perusahaan maka katakana selamat tinggal bagi dividen sebab dividen tidak akan dibagikan jika perusahaan tidak melebihi pendapatan yang telah ditentukan. Terdapat contoh mudah untuk situasi ini yaitu pandemi yang terjadi menjadi perusahaan kesulitan memulihkan kondisi hingga kinerja pun semakin turun setiap harinya dan dividen tidak dapat dibagikan.

Sudahkah kamu mendapatkan rahasia dari investasi saham? Maju atau mundur dalam instrumen investasi jenis ini bergantung padamu. Kamu yang memiliki uang dan tahu tujuannya untuk apa maka biarkan logika dan hatimu yang berbicara, kemudian gunakan intuisimu yang cemerlang tersebut.

Baca juga: Ini Daftar Saham LQ45 Wajib Masuk Ke Dalam List Para Investor Pemula!

Bagikan

Leave a Comment