Pengertian Reksadana, Jenis, Keuntungan dan Risikonya

Saat ini merupakan saatnya investasi likuiditas menjajaki puncak tertinggi selama perjalanannya di dunia investasi. Banyak sekali anak muda saat ini mulai melek akan investasi yang bersifat likuiditas, salah satunya reksadana.

Hal ini dapat terjadi atas campur tangan yang diciptakan oleh teknologi yang canggih dan modal yang tidak terlalu banyak.

Pada umumnya golongan anak muda tidak memiliki modal yang besar dalam melakukan investasi. Berbeda dengan investasi konvensional seperti emas, memerlukan modal yang sangat besar.

Bayangkan saja untuk mendapatkan 5 gram emas kamu memerlukan uang kurang lebih Rp 10.000.000 untuk bisa memilikinya. Inilah alasan golongan anak muda dulunya tidak terlalu peduli dengan investasi.

Hal tersebut juga terjadi pada investasi likuiditas terutama saham yang setidaknya harus memiliki modal Rp 10.000.000 agar bisa membuat sekuritas.

Ditambah kondisi saat itu saham harus melalui telepon, cukup rumit dan seakan tidak bisa dipercayai karena bentuk investasinya tidak nyata. Terdapat begitu banyak alasan yang membuat golongan anak muda tidak melakukan investasi.

Berbeda dulu dan sekarang, kecanggihan teknologi dan begitu banyak sekuritas yang menawarkan pembuatan akun sekuritas tanpa minimum biaya dalam RDNnya, mulai menarik perhatian golongan anak muda.

Namun, beberapa lainnya kontra terhadap saham akibat risiko yang tinggi. Inilah peran reksadana, membuat aman para penggunanya dengan menawarkan produk dan dapat dipantau setiap saat melalui kecanggihan teknologi saat ini.

Namun, sebelum kamu memilih untuk terjun kedalam dunia investasi ini, wajib untuk mengetahui secara singkat terlebih dahulu mengenai investasi satu ini!

Pengertian Reksadana

Sebelum penjelasan lebih lanjut mengenai reksadana, kamu harus tahu bahwa reksadana telah ada dan sudah diatur oleh undang-undang  Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995.

Investasi ini pun seakan memberikan penggunanya double protection sebab tidak hanya diatur dalam undang-undang saja tetapi keseluruhan aktivitas yang ada berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan demikian jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan di masa mendatang maka pengguna dapat menuntut pihak bersangkutan

Reksadana merupakan investasi yang menawarkan beberapa jenis produk pada level risiko yang berbeda dengan manajer investasi sebagai pengelola dari investasi penggunanya.

Secara umum reksadana terdiri atas pasar uang, obligasi, dan saham. Ini merupakan produk umum yang ada di dalam Investasi jenis ini.

Pada dasarnya reksadana tidak memiliki perbedaan dengan saham cara kerja yang dimiliki pun sama terutama pada produk reksadana saham.

Perbedaan yang terjadi pada pengelolaannya, reksadana menyediakan manajer investasi untuk mengelola investasinya sedangkan saham pengguna harus mengelola sendiri investasinya.

Tentunya saat kamu menggunakannya akan mengeluarkan biaya tambahan sebagai fee dari manajer investasi.

Baca juga: Patut Dicoba? Inilah 7 Tips Jitu Perencanaan Investasi

Jenis-Jenis Reksadana

Jenis reksadana

Reksadana merupakan investasi yang menyediakan sejumlah produk namun secara umum investasi ini terdiri atas pasar uang, obligasi dan saham. Secara rinci reksadana terdiri atas beberapa jenis produk yang wajib untuk kamu ketahui yang terdiri atas:

Pasar Uang

Pasar uang merupakan jenis reksadana yang berinvestasi pada suatu Efek yang bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Tujuannya hanya untuk menjaga likuiditas serta pemeliharaan modal saja. Faktanya jenis ini memiliki resiko yang sangat rendah.

Mengapa jenis ini memiliki resiko yang sangat rendah?

Sebab grafik yang dimilikinya cenderung naik setiap saatnya dan tidak mengalami penurunan, namun pemberian keuntungan dari investasi ini tidaklah sebanyak jika dibandingkan dengan jenis lainnya.

Biasanya jenis investasi ini menggunakan deposito berjangka, sertifikat bank Indonesia, surat berharga pasar uang, sertifikat deposito dan lain sebagainya.

Dengan demikian investasi dengan jenis sangat disarankan bagi orang yang memiliki profil risiko yang rendah dan berpikir untuk menyimpang uang saja sedangkan kelebihan nominalnya merupakan suatu keuntungan semata dari hasil tabungan.

Fakta dari pasar uang yaitu Tidak adanya aktivitas penurunan dari grafik dan keuntungan yang didapatkan berada di atas bunga bank.

Pendapatan Tetap

Pendapatan tetap merupakan jenis investasi yang memberikan setidaknya 80% uangnya ke dalam bentuk surat utang negara (obligasi).

Pada investasi jenis ini disarankan bagi orang dengan level risiko rendah hingga sedang. Hal ini grafik dari jenis investasi seringkali mengalami kenaikan maupun penurunan walaupun tidak signifikan.

Namun, hal ini cukup membuat orang yang level risiko rendah panik akan hal itu jika tidak memahaminya. Terdapat satu rahasia menarik bagi kamu yang akan mengambil investasi ini, aturlah pikiranmu bahwa setidaknya uangmu akan hilang jika negara hancur dan tidak ada lagi.

Ini cukup bermanfaat bagi pemula yang ingin memiliki sedikit tantangan dalam berinvestasi sebab jika kita berpikir seperti itu akan timbul pemikiran lainnya yang menyatakan negara tidak akan pernah dibiarkan hancur.

Ketika hal tersebut benar itu terjadi maka semua orang yang berada di negara tersebut akan mengalami hal serupa denganmu.

Saham

Reksadana Saham merupakan investasi yang akan mengalokasi uangmu setidaknya 80% pada saham-saham dan 20% lainnya pada investasi yang bersifat ekuitas tertentu sesuai ketentuan dari manajer investasi yang bersangkutan.

Profil risiko yang ditimbulkan dari investasi ini cukuplah besar dan hanya orang yang memiliki profil risiko tinggi saja yang disarankan mengambil investasi jenis ini. Namun investasi ini akan memberikan keuntungan yang sangat besar bagi penggunanya.

Tips bagi yang akan memiliki reksadana saham yaitu langkah pertama dan utama perhatikan saham yang dipilih oleh manajer investasi dan sesuaikan dengan keinginanmu. Hal ini terjadi sebab setiap emiten memiliki profil risiko masing-masing yang tidak dapat diduga.

Penting untuk kamu mengetahui kondisi emiten tersebut, tidak perlu secara rinci namun cukup membuatmu percaya bahwa emiten ini akan memberikan keuntungan.

Campuran

Reksadana campuran merupakan reksadana yang terdiri atas pasar uang, pendapatan tetap dan saham dengan proporsi tertentu tergantung produk yang disediakan oleh manajer investasinya.

Risiko bagi penggunanya bersifat moderat dengan keuntungan yang lumayan besar dibandingkan pendapatan tetap. Reksadana ini merupakan alternatif bagi kamu yang ingin mencoba ketiga jenis dari produk investasi ini.

Produk ini adalah inovasi terbaik yang diberikan oleh reksadana sebab disarankan bagi kamu untuk mengalokasikan asset mu di beberapa tempat, salah satu tujuannya agar dapat menutupi kerugian ditempat lainnya.

Reksadana Index

index reksadana

Reksadana index merupakan reksadana yang mengacu pada index tertentu namun pada umumnya reksadana index menggunakan indeks saham atau obligasi di dalam portfolionya. Kecenderungan investasi jenis ini cukup lebih menenangkan bagi yang ingin melakukan investasi reksadana berbentuk saham atau obligasi.

Hal ini dapat terjadi sebab produk-produk yang diambil merupakan bagian unggulannya. Inilah penjelasan singkatnya, reksadana IDX30 ini termasuk ke dalam reksadana index.

Sesuai dengan namanya ‘IDX30’ yaitu 30 list emiten dengan fundamental dan beberapa aspek lainnya yang sangat baik sebab telah tersaring oleh BEI. Dengan demikian isi produk yang ditawarkan reksadana IDX30 merupakan list perusahaan terbaik dan aman untuk berinvestasi dalam jangka panjang serta membawa keuntungan yang tentunya besar.

Keuntungan Reksadana

Berikut beberapa keuntungan yang dihadirkan oleh reksadana adalah sebagai berikut:

  1. Pengguna yang memilih untuk menggunakan reksadana tidak memerlukan modal yang besar. Kamu dapat menggunakan modal minimum sebesar Rp 50.000 saja dalam investasi ini.
  2. Setiap golongan diizinkan untuk menggunakan investasi ini dengan pendaftaran yang tidak rumit seperti saham. Keseluruhan aktivitas dari investasi jenis ini pun tidak lepas dari pengawasan otoritas jasa keuangan (OJK)
  3. Pelayanan untuk menggunakan investasi ini tidak hanya secara online saja tetapi kamu dapat melakukannya di bank, jika merasa melakukan investasi secara online tidak aman.
  4. Keseluruhan aktivitasnya dilakukan oleh manajer investasi yang telah diakui kredibilitas kerjanya sehingga sangat kecil peluangmu untuk kehilangan uang. Hal ini dapat membuat waktumu lebih efisien sebab tak perlu repot-repot untuk menghitung dan memperhatikan kondisi pasar.
  5. Jenis produk yang ditawarkan oleh investasi ini dapat disesuaikan dengan profil risiko penggunanya.

Risiko Reksadana

  1. Reksadana tidak dapat memberikan jumlah keuntungan yang pasti seperti investasi jenis lainnya sebab reksadana bersifat likuiditas. Kondisi ini membuatnya dapat memberikan keuntungan yang sangat atau bahkan menjadi rugi. Dengan demikian pengguna yang akan melakukan investasi ini harus setting jangka waktu dan risikonya agar dapat disesuaikan produk yang akan diambil.
  2. Transaksi pencairan tidak bisa langsung dilakukan sebab membutuhkan proses beberapa hari setidaknya 3 hari dana tersebut dapat cair.
  3. Reksadana sewaktu-waktu dapat dibubarkan oleh pemerintah sehingga para pengguna harus memilih reksadana yang memiliki kinerja baik.

Inilah penjelasan singkat mengenai reksadana, investasi berbentuk likuiditas yang menyajikan berbagai produk dengan berbagai level resiko yang diberikan. Bagi para pemula yang ingin memulai berinvestasi, boleh untuk mempelajari lebih dalam mengenai investasi satu ini!

Baca juga: Rekomendasi Investasi yang Cocok di Tahun 2021

Bagikan

Leave a Comment